
Fakultas Bisnis, Universitas Setia Budi menggelar kegiatan International Guest Lecture dengan tema “ Digital Finance Fronties: Empowering Indonesian SMEs for Global Competitiveness di Ballroom Hebat Plaza DBA, Laweyan, Surakarta pada Senin (14/9/2026). Kuliah Tamu Internasional tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Angkatan 2026 dan S1 Akuntansi dari berbagai angkatan. Hadir sebagai narasumber yaitu akademisi sekaligus praktisi dari Universiti Teknologi Mara, Malayssia, Dr. Yussri bin Sawani, M.Acc dan Funding Manager Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Dana Amanah Surakarta, Maria Mursalin.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Bisnis, Dr. Didik Setyawan, SE., MM., M.Sc menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi UMKM dan berbagai pihak untuk meningkatkan efisiensi transaksi, akses pembiayaan, pengelolaan keuangan, dan daya saing di pasar global. Namun disisi lain, digitalisasi juga mendorong pentingya penerapan keberlanjutan akuntansi dalam mendukung transparansi dan pengelolaan aspek ekonomi, sosial, serta lingkungan. Sehubungan dengan hal itu, Fakultas Bisnis USB, kata dia, siap menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi, industri, dan kebutuhan dunia kerja.

Kuliah umum dimulai dengan materi Sustainability Accounting in the Digital Age: Opportunities, Challenges, and The Way Forward yang disampaikan oleh Dr. Yussri bin Sawani, M.Acc. Dalam pemaparannya, Dr. Yussri menjelaskan tentang Sustainability Accounting atau akuntansi berkelanjutan yang tidak lagi berfokus pada pencatatan kinerja keuangan, namun juga berkembang menuju pengukuran dan pengelolaan nilai yang berkelanjutan. Akuntansi berkelanjutan mengintegrasikan informasi Environmental, Social, dan Governance (ESG) sehingga laporan yang dihasilkan tidak hanya menggambarkan kondisi keuangan, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang baik.
Perkembangan teknologi, kata dia, juga turut memberikan peluang besar dalam penerapan Sustainability Accounting. Teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data Analytics, Internet of Things (IoT), Blockchain, Cloud Computing, dan Robotic Process Automation (RPA) dapat membantu perusahaan mengumpulkan, mengintegrasikan, menganalisis serta menyajikan data berkelanjutan yang lebih cepat dan akurat.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Funding Manager BPRS Dana Amanah Surakarta, Maria Mursalin dengan topik “Perkembangan Bank Digital di Indonesia”. Ia mengajak mahasiswa untuk melihat perjalanan perbankan di Indonesia mulai dari era kolonial dan perintisan, fase bank sentral dan deregulasi, fase reformasi dan e-banking, hingga fase bank digital dan neo-bank. Perkembangan industri perbankan di Indonesia, kata dia, ditandai dengan hadirnya ATM, internet banking, mobile banking, hingga model bank digital yang memiliki berbagai layanan perbankan yang dilakukan secara elektronik.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa teknologi telah membawa transformasi besar dalam cara masyarakat mengakses dan menggunakan layanan keuangan. Lebih lanjut, Maria menyoroti posisi BPRS sebagai lembaga perbankan yang berfokus pada penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan sesuai prinsip syariah yang dekat dengan masyarakat dan pelaku UMKM.
Melalui kegiatan International Guest Lecture ini, mahasiswa Fakultas Bisnis USB diharapkan semakin siap menghadapi perubahan dunia bisnis serta mampu melihat peluang dan tantangan ditengah transformasi digital yang terus berkembang. Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen USB dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) point 8 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan membekali mahasiswa pemahaman mengenai transformasi digital dan perkembangan industri keuangan sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

INDONESIA
ENGLISH