Universitas Setia Budi (USB)
Surakarta kembali meluluskan wisudawan terbaiknya dalam Sidang Terbuka Senat
Akademik Universitas Setia Budi dengan acara Wisuda Periode II Tahun 2026,
Program Magister, Sarjana, dan Diploma
serta Pengambilan Sumpah dan Janji Tenaga Kesehatan Universitas Setia Budi di
Gedung Graha Saba Buana, Sumber, Banjasari, Surakarta pada Kamis (22/10/2026). Pada
wisuda periode ini, USB melepas 344 lulusan yang terdiri dari 229 lulusan jalur
pendidikan akademik dan 115 lulusan jalur pendidikan vokasi.
Wakil Rektor I USB, Dr. Dra. Peni
Pujiastuti, M.Si. dalam laporan pendidikannya menyampaikan bahwa 150 wisudawan
dinyatakan cumlaude. Selanjutnya dari 344 wisudawan, jalur pendidikan akademik
terdapat empat wisudawan terbaik yaitu Imam Prayitno dari Program Studi S2 Ilmu
Farmasi dengan IPK 3,88; Nur Ihsan dari S1 Teknik Industri dengan IPK 3,98;
Gabriela Putri Sabat Tini dengan IPK 3,90 dari D-IV Analis Kesehatan, dan
Krismudita Budi Prameswari dari D-III Analis Kesehatan yang memperoleh IPK 3,97.
Sementara itu, Rektor Universitas Setia Budi mengatakan
bahwa pendidikan tinggi sedang mengalami transformasi dinamis. Pendidikan
tinggi, kata dia, tidak sekedar mentransfer pengetahuan, malainkan membentuk
kemampuan berpikir kritis, adaptabilitas, serta ketahanan mental dalam
menghadapi ketidakpastian. “Menjawab tantangan masa kini, USB berkomitmen
secara holistik untuk meningkatkan mutu kelembagaan dan tata kelola akademik. Saat
ini, USB sedang berada dalam langkah strategis dan upaya berkelanjutan untuk meraih
predikat Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul,” ujarnya dalam Pidato Rektor,
Kamis (22/10/2026).
Rektor menegaskan bahwa upaya pencapaian predikat unggul bukan sekedar mengejar status formal, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral USB dalam menyajikan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman. Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan bahwa kunci keberhasilan di dunia terletak pada keseimbangan antara kemampuan intelektual, kematangan emosional, dan kedalaman spriritual. Oleh karena itu, ia berharap alumni USB menjalankan profesi dengan kejujuran, kebenaran, keadilan, dan etika.
“Keluar dari kampus bukan berarti berhenti
belajar, bangun relasi yang sehat, dan jadilan alumni USB yang amanah, menginspirasi,
serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan bangsa,” tandasnya.
Selanjutnya, Salsabila Melani sebagai
perwakilan wisudawan mengucapkan rasa syukur atas pencapaian pendidikan yang
telah diperoleh. Baginya ilmu dan gelar yang telah diraih menjadi harapan agar
bisa memberi manfaat kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Ia mengucapkan
terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan menempuh
pendidikan di Universitas Setia Budi.
Terakhir, ia memberikan semangat kepada sesama rekan wisudawan untuk terus belajar dan berusaha meskipun sudah lulus dari USB. “Ketika kelak berhasil, ingatlah orang-orang yang telah membantu kita sampai di sini. Dimanapun kita berkarya, mari menjaga nama baik dan jangan pernah melupakan almamater kita, Universitas Setia Budi,” ucapnya dengan lantang.
INDONESIA
ENGLISH