Mahasiswa Teknik Industri USB Gelar Seminar Entrepreneur 2026, Bangun Pola Pikir Inovatif dan Jiwa Kewirausahaan


Himpunan Mahasiwa Teknik Industri (HMTI), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Setia Budi menyelenggarakan Seminar Entreprenuer di Gedung G 3.1, Universitas Setia Budi pada Senin (11/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Pola Pikir Inovatif dan Jiwa Kewirausahaan dalam Menghadapi Tantangan di Era Kompetitif” ini diikuti oleh mahasiswa aktif Teknik Industri dan dosen prodi S1 Teknik Industri USB.

Kegiatan seminar ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menumbuhkan mindset kewirausaahaan serta membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan motivasi untuk memulai usaha secara mandiri. “Di era modern ini, persaingan dunia kerja semakin ketat sehingga mahasiswa dituntut memiliki kreativitas, kemandirian, dan jiwa inovatif.  Kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis untuk menumbuhkan kemampuan tersebut,” ujar ketua panitia, Alfiko Dian Nova dalam keterangan resminya.

Narasumber pada kegiatan seminar entrepreneur ini yakni, Dr. Valiant Lukad Perdana Sutrisno, M.Pd. yang merupakan dosen S1 Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. Dalam pemaparannya, beliau mengajak kepada mahasiswa untuk membangun pola pikir inovatif dan memahami pentingnya kewirausahaan sebagai bekal menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam sesi materi, Dr. Valiant Lukad Perdana Sutrisno, M.Pd. menjelaskan konsep Casflow Quadarant yang diperkenalkan oleh Robert Kiyosaki. Materi tersebut membahas empat kuadran sumber penghasilan, yaitu employee (karyawan), self employed (pekerja mandiri), business owner (pemilik bisnis), dan investor. Mahasiswa diajak memahami bahwa setiap individu memiliki pilihan dalam menentukan arah finansialnya.

“PIlihan ada di tangan anda, tetap di kiri (employee dan self employed), atau bangun jalan menuju keberhasilan finansial di kanan (business owner dan investor),” ujarnya.

Selain membahas pentingnya jiwa kewirausahaan, beliau juga mengulas mengenai Business Model Canvas (BMC) sebagai strategi perencanaan bisnis modern. Dalam sesi tersebut, Dr. Valiant memberikan contoh penerapan BMC kepada Perusahaan furniture global IKEA. Dijelaskan bahwa keberhasilan IKEA didukung oleh efisiensi dalam desain, produksi, dan distribusi furniture knockdown sehingga mampu menawarkan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk serta menghasilkan pengalaman pelanggan yang unik.

Melalui Seminar Entrepreneur 2026, HMTI berharap mahasiswa Teknik Industri dapat termotivasi untuk mengembangkan ide bisnis kreatif, memiliki keberanian untuk memulai usaha, dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kemandirian ekonomi.